welco-me!

welco-me!

Senin, 22 Januari 2018

CAKE IN JAR (yummy!!!)

Halo! Pada kali ini saya akan membagikan informasi tentang langkah-langkah cara membuat Cake In Jar. Sebelumnya apa sih Cake In Jar itu? Buat yang belum tau, Cake In Jar adalah kue yang berada di dalam gelas/botol. Cake In Jar ini cocok untuk digunakan sebagai hadiah, atau dibikin pada acara tertentu seperti Idul Fitri atau perayaan Natal.

Jumat, 5 Januari 2018, kami melakukan presentasi dengan membuat Cake In Jar di dalam kelas pada mata kuliah Pengembangan Kreativitas dan Keberbakatan. Kami yang beranggotakan 5 orang, yaitu dengan saya sendiri (Rikha), Rizka Annisa, Wanda Amalia, Ida Bagus, dan Nur Adizah sudah menyiapkan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan tentunya dengan harga terjangkau untuk bisa dibikin di rumah oleh teman-teman yang lainnya. Disini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuatnya.

Bahan-bahan:


1. Biskuat cake pandan

2. Keju craft cake
3. Oreo cake
4. Oreo mini
5. Biskuit marie regal
6. Whipped cream
7. Wadah (gelas/toples kecil)

Cara membuat:



1. Ambil beberapa biskuit regal secukupnya, kemudian hancurkan biskuit regal yang sudah diambil tersebut ke dalam plastik/wadah sehingga menjadi halus
2. Setelah biskuit regal hancur, masukkan ke dalam gelas/toples kecil yang akan kamu gunakan untuk membuat Cake In Jar
3. Masukkan whipped cream diatas biskuit regal dan ratakan agar terlihat rapi
4. Selanjutnya masukkan oreo cake sebagai lapisan ke 3 (cake di potong menjadi beberapa bagian dulu agar muat dalam gelas)
5. Tambahkan lagi whipped cream dan diratakan
6. Pada lapisan selanjutnya masukkan kembali biskuat cake pandan yang sudah di potong menjadi beberapa bagian
7. Berikan lagi whipped cream dan diratakan
8. Setelah itu masukkan kembali oreo cake yang telah di potong menjadi beberapa bagian
9. Pada lapisan terakhir beri whipped cream dan ratakan seperti tadi
10. Kemudian kamu bisa memberikan hiasan seperti oreo mini diatasnya, bisa juga ditambahkan dengan keju parut atau buah-buahan agar cake terlihat cantik ;)




dan.... TARAAAAA !!!!! hasilnya seperti ini hihihi. bagaimana? mudah bukan membuatnya? bahan-bahan tersebut bisa kamu ganti dengan yang lainnya seperti cake rasa strawberry atau vanilla sesuai selera dan kreasi kalian :) terima kasih, semoga ini bermanfaat untuk kalian dan jangan lupa dicoba di rumah ya!






Kamis, 28 September 2017

Kreativitas & Keberbakatan

 Kreativitas & Keberbakatan

Kreativitas

Menurut Anderos: 1961 Kreativitas adalah suatu proses pemikiran yang membantu mencetuskan berbagai gagasan baru yang merupakan salah satu sifat manusia yang dibentuk dari proses pengalaman sehingga menyebabkan orang tersebut bisa terus memperbaiki dan mengembangkan dirinya

Menurut Conny R Semiawan (2009: 44) kreativitas adalah modifikasi sesuatu yang sudah ada menjadi konsep baru. Dengan kata lain, terdapat dua konsep lama yang dikombinasikan menjadi suatu konsep baru. 

Sedangkan menurut Utami Munandar (2009: 12), bahwa kreativitas adalah hasil interaksi antara individu dan lingkungannya, kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi, atau unsur-unur yang sudah ada atau dikenal sebelumnya, yaitu semua pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh seseorang selama hidupnya baik itu di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dari lingkungan masyarakat.

Menurut Barron yang dikutip dari Ngalimun dkk (2013: 44) kreativitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Guilford yang dikutip dari Ngalimun dkk (2013: 44) menyatakan    bahwa    kreativitas    mengacu  pada   kemamampuan    yang menandai    seorang    kreatif. 

Kreativitas merupakan potensi yang dimiliki setiap manusia dan bukan yang diterima dari luar diri individu. Kreativitas yang dimiliki manusia, lahir bersama lahirnya manusia tersebut. Sejak lahir individu sudah memperlihatkan kecenderungan mengaktualisasikan dirinya. Dalam kehidupan ini kreativitas sangat penting, karena kreativitas merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia. Harus diakui bahwa memang sulit untuk menentukan satu definisi yang operasional dari kreativitas, karena kreativitas merupakan konsep yang majemuk dan multidimensional sehingga banyak para ahli mengemukakan tentang definisi dari kreativitas.

Ciri-Ciri Kreativitas:

Menurut David Cambel dalam Bambang Sarjono (2010: 9)

1. Kelincahan mental berpikir dari segala arah dan kemampuan untuk bermain-main dengan ide-ide, gagasan-gagasan, konsep, lambang-lambang, kata-kata dan khususnya melihat hubungan- hubungan yang tak bisa antara ide-ide, gagasan-gagasan, dan sebagainya. Berpikir ke segala arah (convergen thinking) adalah kemampuan untuk melihat masalah atau perkara dari berbagai arah, segi, dan mengumpulkan fakta yang penting serta memgarahkan fakta itu pada masalah atau perkara yang dihadapi.
2. Kelincahan mental berpikir ke segala arah (divergen thinking) adalah kemampuan untuk berpikir dari satu ide, gagasan menyebar ke segala arah.
3. Fleksibel konseptual (conseptual fleksibility) adalah kemampuan untuk secara spontan mengganti cara pandang, pendekatan, kerja yang tidak selesai.
4. Orisinilitas (originality) adalah kemampuan untuk memunculkan ide, gagasan, pemecahan, cara kerja yang tidak lazim (meski tidak selalu baik) yang jarang bahkan “mengejutkan”
5. Lebih menyukai kompleksitas daripada simplisitas. Dari penyelidikan ditemukan bahwa pada umumnya orang-orang kreatif lebih menyukai kerumitan dari pada kemudahan, memilih tantangan daripada keamanan, cenderung pada tali- temalinya (complexity) dari yang sederhana (simplixity).
6. Latar belakang yang merangsang. Orang –orang kreatif biasanya sudah lama hidup dalam lingkungan orang-orang  yang dapat menjadi contoh dalam bidang tulis-menulis, seni, studi, penelitian, dan pengembangan ilmu serta penerapannya, dan dalam suasana ingin belajar, ingin bertambah tahu, ingin maju dalam bidang-bidang yang digumuli.
7. Kecakapan dalam banyak hal. Para manusia kreatif pada umumnya banyak minat dan kecakapan dalam berbagai bidang (multiple skill).

Keberbakatan

Bakat adalah kemampuan yang merupakan sesuatu yang melekat (inherent) dalam diri seseorang, merupakan bawaan sejak lahir dan terkait dengan struktur otak.  Definisi Columbus Group, bakat adalah 'asynchronous development', yakni kemampuan kognitif di atas rata-rata, mempunyai intensitas kuat yang dipadu dengan pengalaman dan kesadaran diri yang secara kualitatif berbeda dengan orang normal. Renzulli (1981), bakat merupakan gabungan dari tiga unsur esensial yang sama pentingnya dalam menentukan keberbakatan seseorang, yakni kecerdasan, kreativitas, dan tanggungjawab. Menurut Tedjasaputra, MS (2003), bakat adalah kondisi seseorang yang dengan suatu pendidikan dan latihan memungkinkan mencapai kecakapan, pengetahuaan dan keterampilan khusus.

Menurut Widodo Judarwanto 2007, keberbakatan adalah kemampuan intelektual atau kecerdasan diantaranya meliputi kemampuan intelektual musik, matematika, fisika, kimia, elektronika, informasi tehnologi, bahasa, olahraga dan berbagai tingkat kecerdasan di berbagai bidang lainnya yang kemampuannya jauh di atas rata-rata anak seusianya. Menurut Galton 2002, kebeberbakatan merupakan kemampuan alami yang luar biasa, diperoleh dari kombinasi sifat-sifat yang meliputi kapasitas intelektual, kemauan yang kuat, dan unjuk kerja.

Menurut Renzulli 2002, keberbakatan merupakan interaksi antara kemampuan umum dan/atau spesifik, tingkat tanggung jawab terhadap tugas yang tinggi dan tingkat kreativitas yang tinggi.  Menurut Clark (1986), keberbakatan adalah ciri-ciri universal yang khusus dan luar biasa, yang dibawa sejak lahir dan merupakan hasil interaksi dari pengaruh lingkungan. Keberbakatan ikut ditentukan oleh kebutuhan dan kecenderungan kebudayaan dimana seseorang yang berbakat itu hidup.

Hubungan Keberbakatan dan Kreativitas

Konsepsi “ Three-Ring Conception” dari Renzulli dan kawan – kawan ( 1981), yang menyatakan bahwa tiga ciri pokok yang merupakan kriteria ( persyaratan) keberbakatan ialah keterkaitan antara:
a.      Kemampuan umum di atas rata – rata
Salah satu kesalahan dalam identifikasi anak berbakat ialah anggapan bahwa hanya kecerdasan dan kecakapan sebagaimana diukur dengan tes prestasi belajar yang menentukan keberbakatan dan produktivitas kreatif seseorang. Bahkan Terman ( 1959) yang dalam penelitiannya terhadap anak berbakat hanya menggunakan kriteria inteligen, dalam tulisan – tulisannya kemudian mengakui bahwa inteligensi tinggi tidak sinonim dengan keberbakatan. Wallach ( 1976 ) pun menunjukkan bahwa mencapai skor tertinggi pada tes akademis belum tentu mencerminkan potensi untuk kinerja kreatif produktif.
Dalam istilah “ kemampuan umum” tercakup barbagai bidang kemampuan yang biasanya diukur oleh tes inteligensi, prestasi, bakat, kemampuan, mental primer, dan berpikir kreatif. Sebagai contoh adalah penalaran, verbal numerical, kemampuan spasial, kelancaran dalam memberikan ide, dan orisinalitas. Kemampuan umum ini merupakan salah atu kelompok keberbakatan di samping kreativitas dan “task – commitment”.

b.      Kreativitas di atas rata – rata
Kelompok (cluster) kedua yang dimiliki anak / orang berbakat ialah kreativitas sebagai kemampuan umum untuk menciptakan sesuatu yang baru, sebagai kemampuan memberikan gagasan – gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah, atau sebagai kemampuan untuk  melihat hubungan – hubungan baru antara unsur – unsur yang sudah ada sebelumnya.

Pengikatan diri terhadap tugas ( task commitment cukup tinggi)
Kelompok karakteristik yang ketiga yang ditemukan pada individu yang kreatif produktif ialah pengikatan diri terhadap tugas sebagai bentuk motivasi yang internal yang mendorong seseorang untuk tekun dan ulet mengerjakan tugasnya, meskipun mengalami macam – macam rintangan atau hambatan, menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, karena ia telah mengikatkan diri terhadap tugas tersebut atas kehendaknya sendiri.
Galton meskipun menganut pandangan dasar genetis untuk keberbakatan dan “ genius “, namun dia percaya bahwa motivasi intrinsic dan kapasitas untuk bekerja keras merupakan kondisi yang perlu untuk mencapai prestasi unggul.

Manfaat dari definisi Renzulli ialah melihat keterkaitan antara tiga kelompok ciri sebagai persyaratan keberbakatan: kemampuan umum, kreativitas, dan motivasi ( pengikatan diri terhadap tugas).
Jadi, menurut definisi Renzulli, seseorang yang memiliki kreativitas pasti berbakat, tetapi seseorang yang berbakat belum tentu memiliki kreativitas.

Manfaat Kreativitas dan Bakat yang bisa diambil oleh mahasiswa

1. Untuk mengetahui potensi diri
2. Untuk merencanakan masa depan
3. Untuk menentukan tugas atau kegiatan
4. Dari bakat dan kreativitas yang dimiliki bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
5. Mengembangkan cara berpikir yang fleksibel dan playful
6. Meningkatkan Apresiasi terhadap Ide Orang Lain

Contoh Kreativitas dan Bakat

Contoh seseorang yang berbakat melukis akan lebih cepat mengerjakan pekerjaan lukisnya dibandingkan seseorang yang kurang berbakat.
Karena bakat dalam pengertian bahasa atau dalam pengertian yang umum kita pahami, adalah kelebihan / keunggulan alamiah yang melekat pada diri kita dan menjadi pembeda antara kita dengan orang lain atau juga dapat dikatakan bahwa bakat merupakan kemampuan dasar seseorang untuk belajar dalam tempo yang relatif pendek dibandingkan orang lain

Contoh dari kreativitas adalah orang yang membuka usaha kerajinan tangan, biasanya usaha ini berbeda dari yang lainya, dengan nilai tambah yang lebih dari yang sudah ada, tentu bermanfaat bagi orang banyak.
Karena kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang baru dan asli, yang sebelumnya belum dikenal ataupun memecahkan masalah baru yang dihadapi.

Munandar, Utami.2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta : PT RINEKA CIPTA.
S.C.U. Munandar. (1992). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.1992.
http://kebugarandanjasmani.blogspot.co.id/2015/12/pengertian-kreativitas-definisi-menurut.html

Senin, 26 Desember 2016

Dunia Psikologi dan Tekhnologi Internet

Dampak Selebgram Terkait Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet.


Saat ini semua kalangan remaja, bahkan dari usia yang atas sampai bawah rasanya tidak afdol apabila tidak memiliki akun sosial media. Salah satu contoh akun SosMed yang biasanya dimiliki adalah Instagram. Instagram sendiri merupakan media untuk membagi foto-foto yang ingin kita tunjukan kepada orang yang sudah menjadi teman kita (followers) di Instagram. Contohnya seperti saya, saya mempunyai akun Instagram yang isinya setiap hari beraneka ragam dari mulai orang mem-post foto makanan, foto dirinya sendiri / selfie, bahkan foto tentang pemandangan alam yang akan membuat kita berdecak kagum ketika melihatnya.


Yang menarik dari dalam Instagram ini adalah julukan "selebgram" bagi orang-orang tertentu. Apa itu selebgram? Masuk ke topik mencari tau apa itu selebgram, selebgram itu kepanjangan dari Selebriti Instagram. Dan pengertian dari Selebgram sendiri adalah orang-orang yang memiliki akun instagram yang pandai mengeksiskan dirinya atau akun instagram nya tersebut (booming). Seperti yang banyak kita jumpai ada banyak yang bisa dilakukan agar akun instagram terkenal, seperti kita mem-post foto pribadi ke instagram dengan gaya unik dan menarik yang dapat mendatangkan banyak followers dan mendapatkan like sebanyak mungkin, kemudian membuat nama akun yang kedaerahan dan biasanya user yang pake nama daerah akan cepat mendatangkan followers. Atau bisa juga dengan mem-post hal hal yang sebenarnya tidak pantas untuk ditunjukan, itu semua agar dia mendapatkan perhatian dan juga like atau pun followers yang banyak sehingga membuat dirinya mendapatkan julukan "selebgram" secara tidak langsung.

Beberapa bulan yang lalu sedang ada kasus fenomena Selebgram yang pastinya hampir semua orang ketahui, siapa yang tidak tau @Awkarin? Dia sempat berpacaran dengan @GagaMuhammad yang menghebohkan dengan postingan foto-foto gaya pacaran mereka yang terlalu kelewat batas. Tidak hanya foto yang melenceng bahkan kata-kata yang digunakan dalam keseharian mereka sangat tidak baik yang seharusnya tidak ditunjukan di media sosial.

Lalu disini saya akan membahas bagaimana kaitan mengenai Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet.
Semua yang kita lakukan tentunya mengandung dampak positif ataupun negatif bagi orang lain. Tentu saja Selebgram yang sering kita jumpai di media sosial mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi diri kita atau pun anak-anak dibawah umur yang masih perlu bimbingan orang tua. Anak-anak yang masih belum bisa memilih mana yang benar atau yang salah bisa saja terjerumus mengikuti perkembangan kehidupan selebgram yang negatif. Tapi saya tidak bilang bahwa menjadi selebgram tidak ada dampak postifnya, tentu ada. Apabila mereka bisa menggunakan media sosial menjadi tempat untuk berbagi informasi bermanfaat, atau untuk menunjukan hal yang baik tetentunya ini tidak akan meresahkan masyarakat yang aktif dalam dunia jejaring sosial. Namun akan beda cerita lagi apabila seorang selebgram mem-post foto foto yang tidak layak untuk dilihat seperti menggunakan baju yang terlalu minim tidak pada tempatnya atau tidak sesuai aturan, lalu foto-foto yang mempunyai pose terlalu vulgar atau tidak pantas dilihat bagi anak yang belum mengerti cara menggunakan media sosial itu sendiri.

Peran orang tualah yang sangat penting dan dianjurkan sekali dalam masalah seperti ini, karena apabila orang tua tidak dapat mengajarkan kepada anak mereka mana yang harus atau yang tidak boleh dicontoh maka anak-anak akan dengan bebasnya mengikuti orang lain tanpa melihat sisi positif atau negatifnya terlebih dahulu.
Di zaman sekarang ini banyak anak kecil yang sudah berani berkata kasar atau yang tidak patut didengar seharusnya, ini juga termasuk dari dampak penggunaan media sosial contohnya para selebgram yang menjadi panutan mereka.
Namun hal ini tentunya balik lagi kedalam diri masing-masing, kita harus dapat pintar memilah memilih jangan sampai terjerumus kedalam lubang hitam. Karena media sosial benar-benar menguasai dunia saat ini dan akan berdampak besar bagi kehidupan kita.

Sabtu, 29 Oktober 2016

2PA07 Tugas2 Kelompok4 Psikologi & Internet dalam Lingkup Transperonal (Dampak Sosial dari Interaksi Manusia & Internet)

Psikologi dan Internet dalam lingkup Transpersonal
(Dampak Sosial dari Interaksi Manusia & Internet)


Manusia dan internet merupakan sebuah interaksi yang sangat melekat pada masa kini, manusia sangat membutuhkan internet untuk kebutuhan sehari-hari. Internet sangat universal untuk interaksi dari anak-anak sampai orang tua baik untuk pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah, maupun komunikasi untuk kepentingan pribadi.
Singkatnya internet adalah sebuah system global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan Standard Internet Protocol Suite. Internet kini sangat mudah diakses dan terjangkau untuk kalangan masyarakat bawah hingga atas, semua orang bisa dengan mudah mengakses internet kapan saja serta dimana saja. Internet sangat berpengaruh terhadap pekerjaan, karena internet memang sangat menguntungkan untuk penggunanya. Teknologi internet sangat mempengaruhi perilaku manusia, dimana teknologi ini dapat menghubungkan antara satu komputer dengan komputer dibelahan dunia lain. Penggunaan internet sebagai salah satu cara untuk mengurangi loneliness. Pada individu yang mengalami loneliness apabila ia banyak menghabiskan waktu banyak sendirian didepan komputer baik dikantor maupun dirumahnya maka orang tersebut akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk hubungan tatap muka didunia nyata dan mengurangi kesempatannya untuk berinteraksi dengan orang lain.
Yang sangat marak saat ini digunakan para pengguna internet selain untuk mencari berbagai infromasi adalah jejaring social yaitu situs yang dapat membantu seseorang untuk membuat sebuah profil dan kemudian dapat menghubungkan dengan pengguna lainnya dengan cara menggunakan profil pribadi atau akun pribadi seperti Facebook, Twitter,Google+, Myspace,Path,Instagram adalah beberapa contoh dari jejaring social yang sudah taka sing ditelinga kita.
Tak perlu menyangkal jika memiliki semua akun diberbagai jejaring social diatas, memang untuk mengaksesnya sangat mudah. Karena situs-situs tersebut tidak harus diakses melalui kompuer kini situs-situs tersebut juga sudah bisa membuatnya sendiri di smartphone.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam situs jejaring social saat ini ternyata memiliki dampak secara psikologis baik positif maupun negatif. Kemudahan dalam mengakses internet apabila tidak diawasi pengunaannya akan berakibat fatal terutama untung anak-anak. Dampak psikologis positif yang dapat diperoleh antara lain:
1. Keterbukaan diri yang tidak terbatas dan berguna.
2. Untuk memenuhi kebutuhan afiliasi seseorang
3. Memperoleh validasi social
4. Meningkatkan control social
5. Meraih pengklarifikasian diri
6. Melatih pengekspresian diri

Akan tetapi, keterbukaan diri dalam dunia maya juga memiliki dampak negatif yaitu:
1. Berkurangnya aspek privasi dalam diri seseorang, padahal privasi memiliki fungsi untuk mengembangkan identitas pribadi.
2. Melakukan evaluasi diri
3. Membantunya mengembangkan dan mengelola perasaan otonomi diri. Otonomi ini meliputi perasaan bebas, kesadaraan memilih dan kemerdekaan dari pengaruh orang lain.
4. Kurangnya kontak social didunia nyata karena seseorang lebih senang untuk berinteraksi melalui dunia maya.
Berdasarkan penelitian, pengunaan internet terutama games yang mengandung kekerasan akan memberikan efek yang sama dengan terpaan kekerasan yang ditampilkan di televisi. Hal tersebut membuat anak-anak tidak dapat membedakan antara dunia nyata dan dunia maya. Sehingga kekerasan dapat dipraktikkan dan menjadi hal yang biasa. Tidak hanya itu serangan pornografi diinternet juga menjadi permasalahan karena menimbulkan efek yang menghawatirkan pada remaja bahkan anak-anak. Banyak situs-situs porno yang memanfaatkan nama situs terkenal yang akrab dan biasa dikonsumsi anak-anak.
Lalu ada Computer anxiety merupakan ketakutan terhadap komputer atau disebut juga dengan cyberphobia dan computerphobia . Orang-orang yang terkena efek ini kebanyakan adalah individu yang lemah dalam hal teknis,matematis, dan biasanya pernah mengalami hal buruk dengan komputer misalnya mengkonsumsi komputer berlebihan sehingga memicu penyakit vertigo,nausea,dan keringat dingin. Tidak hanya itu cyberphobia juga bisa disebabkan tidak mempercayai perlindungan privasi yang dijanjikan provider internet, dan perasaan bersalah yang berlebihan ketika gagal memecahkan masalah yang dihadapi dengan komputer.
Kemudian yang terakhir ada Narsisme menurut penelitian yang dilakukan oleh Western Illinois University ada hubungan langsung antara jumlah teman facebook dan pengikut ditwitter dengan kebiasaan seseorang untuk bersikap narsisme. Menurut KBBI sendiri narsisme merupakan hal atau keadaan mencintai diri sendiri secara berlebihan, serta hal atau keadaan yang memiliki kecenderungan keinginan seksual dengan diri sendiri. Dr Pulkit Sharma, Psikolog Klinis dan Therapis Psikoanalisis, sepperti yang dikutip dari Healthmeup menyebutkan ada kolerasi yang kuat antara batin, kesepian,dan kekosongan jumlah waktu dan uang yang diinvestasikan dalam media social. Selain itu menurut Sharma seseorang ingin menyebarkan informasi yang menunjukkan bahwa seseorang tersebut sedang merasakan kesepian, terisolasi dan rapuh. Orang tersebut bisa dikatakan sebagai orang yang tidak dapat tampil maksimal dalam kehidupan nyata sehingga pada akhirnya mereka bergegas ke media social untuk mendapatkan pengganti. Orang-orang melakukannya untuk menarik perhatian atau mendapatkan kepastian.
Jadi, dalam hal ini setiap manusia dapat berinteraksi di social dengan siapa saja. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya berinteraksi di social media dengan menggunakannya dengan baik sangatlah bagus untuk pengetahuan kita dan janganlah berlebihan karena dapat menyebabkan beberapa gangguan psikologis. Interaksi dalam social media dapat mendekatkan yang jauh, namun jangan sampai menjauhkan yang dekat.

Sumber:             
http://okti-viani.blogspot.co.id/2014/01/dampak-sosial-dari-interaksi-manusia.html
https://worldalternativeenergy.wordpress.com/2013/11/13/psikologi-dan-internet-dalam-lingkup-transpersonal-12-dampak-sosial-dari-interaksi-manusia-dan-internet/


KINERJA KELOMPOK
Kelompok 4 (2PA07)
NPM
NAMA
JOBDESK
URL
17515826
Goro Aditya
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://goroaditya.blogspot.co.id/
15515990
Rikha Dwi Putri Rachman
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://rikhadwip.blogspot.co.id/
16515121
Rizka Annisa Fajria
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://rizkannisa.blogspot.co.id/
17515041
Vinie Dhafiyah Masrie
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://viniedhafiyahmasrie.blogspot.co.id/
17515105
Wanda Amalia
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://wandamalia.blogspot.co.id/

Kamis, 29 September 2016

2PA07 Tugas1 Kelompok4 Peran Sosial Individu dan Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet



Peran Sosial Individu dan Dampak Negatif Dalam Penggunaan Internet


A.Peran Sosial Individu dalam Internet yang berkaitan dengan prososial
Dengan setiap teknologi baru, hampir selalu ada periode terkait re-ogranisasi sosial dan kultur dan refleksi, dan kadang-kadang bahkan kecemasan dan konflik. Hampir selalu ada juga banyak pembicara jurnalis, ulama, dan orang biasa mencoba untuk memahami apa yang mereka ketahui dan mendengar tentang perkembangan teknologi baru. Sering mitos populer tentang teknologi baru dapat menjadi ekstrim, cenderung membesar-besarkan dampak negatif atau positif mereka percaya bahwa teknologi akan memiliki pada masyarakat, interaksi sosial, dan psikologis individu. Setiap peran sosial adalah serangkaian hak, kewajiban, harapan, norma, dan perilaku seseorang yang harus dihadapi dan dipenuhi. Model ini didasarkan pada pengamatan bahwa orang-orang bertindak dengan cara yang dapat diprediksikan, dan bahwa kelakuan seseorang bergantung pada konteksnya, berdasarkan posisi sosial dan faktor-faktor lain. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.Determinisme teknologi karena melihat teknologi sebagai besar 'penggerak dan pengocok' balik transformasi sosial yang besar pada tingkat intuisi, interaksi sosial dan kognisi individu.

Jejaring sosial merupakan ilmu yang mempelajari mengenai pola interaksi dalam masyarakat. Menurut definisi oleh Wasserman dan Faust (1994) jejaring sosial dapat dipandang sebagai sistem hubungan sosial ditandai dengan serangkaian actor dan ties dalam sosial mereka. Secara umum actor mengacu kepada perorangan, organisasi, industri, atau bahkan suatu negara. Actor juga didefinisikan sebagai social entities, dapat berupa individu maupun kolektif dalam unit sosial dihubungkan dengan garis konektivitas (ties). Garis konektivitas membentuk jaringan sosial secara langsung dan tidak langsung, hal tersebut berdasarkan konfirmasi dari hubungan oleh para actor (Cross & Parker, 2004). Tiesdidasarkan pada percakapan, kasih sayang, persahabatan, kekerabatan, otoritas, pertukaran informasi, atau hal lain yang membentuk dasar dari sebuah hubungan sosial (Newman, 2004). Kuat lemahnya ties dalam suatu jejaring sosial oleh Granovetter (dalam Carolan & Natriello, 2006) dipengaruhi oleh 4 kriteria sebagai berikut ;
1. Durasi
2. Intensitas emosional
3. Keintiman
4. Pertukaran layanan atau bantuan
Jejaring sosial menunjukan bagaimana hubungan individu menghubungkan orang-orang , kelompok atau organisasi dalam menghasilkan peluang serta konteks untuk perilaku manusia, dan berguna dalam memvisualisasikan pola dalam interaksi sosial (Scott, 2000). Dalam jaringan sosial,interaksi mengacu pada suatu jenis hubungan, yang diwujudkan oleh berbagai jenis bentuk hubungan sosial, baik positif maupun negatif, seperti persahabatan, kerjasama, kepercayaan, atau bahkan konflik dan pertentangan (Carrington, Scott & Wasserman, 2005).

Perilaku prososial dapat mengurangi perilaku antisosial, yang secara sederhana, digambarkan sebagai perilaku yang tidak diinginkan dalam lingkungan sosial merupakan lawan dari perilaku prososial (Millon, dkk, dalam Millie 2009). Bisa dikatakan bahwa perilaku prososial dan antisosial sangat berkaitan. Perilaku antisosial lebih mengarah menentang pada norma norma yang berlaku pada masayrakat (Connor, 2002). Baron & Byrne (2005) mengatakan bahwa perilaku prososial adalah suatu tindakan menolong yang menguntungkan orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan mungkin bahkan melibatkan suatu resiko bagi orang yang menolong. Gerungan (2000) menyatakan bahwa perilaku prososial mencakup perilaku yang menguntungkan orang lain yang mempunyai konsekuensi sosial yang positif sehingga akan menambah kebaikan fisik maupun psikis.
Baron dan Byrne (2005) menyebutkan tiga aspek perilaku prososial, yang antara lain:
1.Menolong orang lain yang kesulitan (Helping A Stranger Distress)· Penyebaran tanggung jawab dan menghindari kesalahan. 
2. Mengurangi suatu tindak pelanggaran (Deterring A Wrongdoer)
3.Menahan godaan (Resist Temptation) Menurut Hing Keung Ma (2011) perilaku prososial pada remaja dalam penggunaan internet termasuk di dalamnya.
1. Perilaku menolong. Dalam mengorganisir kegiatan dunia maya bersifat sukarela dan altruistik untuk membantu orang yang membutuhkan seperti contoh menggunakan sarana internet untuk membantu orang lain.
2.  Perilaku kerja sama dan berbagi. Menggunakan fasilitas internet sebagai sarana untuk mengajar dan belajar, sehingga meningkatkan pengetahuan dan wawasan seseorang
3. Mempertahankan hubungan yang afektif.
Perilaku normatif dalam penggunaan internet. Contoh,dikenal dan diyakini oleh orang lain sebagai orang yang baik


B.Dampak negatif dalam penggunaan internet
Ø Anti Sosial
Perilaku antisosial merupakan perilaku menentang kepada norma-norma yang sedang berlaku dalam masyarakat dan prilaku antisosial sebagai perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum yang merujuk pada perilaku.
Contoh perilaku antisosial diinternet pada remaja meliputi (Ma, 2011) :
1. Dalam penggunaan internet melakukan kegiatan ilegal seperti menjual produk palsu atau bersinggungan dengan materi pornografi
2. Intimidasi oranglain (yaitu, cyberbullying),misalnya,mendistribusikan laporan memfitnah terhadap orangtertentu dan perilaku cheating (curang atau picik) terhadap orang lain
3. Memperoleh dan membagikan tautan bersifat pornografi atau agresif.
Penguanaan internet juga mempunyai dampak negatif salah satunya adalah prilaku antisosial pada para pengunanya. Seperti pengunaan social media yang pengunanya hanya bercakap-cakap dengan teman-teman dunia mayanya tanpa ada pertemuan muka dengan muka begitu juga para penguna yang sudah kecanduan game online secara berlebihan mereka terkadang lebih lama waktunya di depan komputer dari pada ditempat yang sepatutnya.

Ø Pornografi
Pornografi (dari bahasa Yunani pornographia secara harafiah tulisan tentang atau gambar tentang pelacur) (kadang kala juga disingkat menjadi “porn,” “pr0n,” atau “porno”) adalah penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia dengan tujuan membangkitkan rangsangan seksual, mirip, namun berbeda dengan erotika. Anggapan yang menyebutkan bahwa internet identik dengan pornografi, itu tidak salah. Dengan kekuatan untuk berikan informasi yang dimiliki internet, pornografi merajalela. Dikarenakan banyak situs-situs yang memberikan hal hla yang bersifat pornografi dan itu mudah untuk diakses oleh patra pengunanya yang bisa membawa dampak buruk. Contoh videro video di Youtube yang bisa dengan mudah diakses dan banyak sekali video-video yang menampilkan seksualitas pada orang dewasa maupun pada kalangan remaja. Sehingga pengunanya akan bisa melihat halhal tersebut dengan mudah maka orangpun banyak yang akan tergiur dengan pornografi terutama pria.

Ø Perilaku Gambling
Perjudian (gambling) dalam kamus Webster didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang melibatkan elemen risiko. Dan risiko didefinisikan sebagai kemungkinan terjadinya suatu kerugian. Sementara Robert Carson & James Butcher (1992) dalam buku Abnormal Psychology and Modern Life, mendefinisikan perjudian sebagai memasang taruhan atas suatu permainan atau kejadian tertentu dengan harapan memperoleh suatu hasil atau keuntungan yang besar. Apa yang dipertaruhkan dapat saja berupa uang, barang berharga, makanan, dan lain-lain yang dianggap memiliki nilai tinggi dalam suatu komunitas.

Gambling dalam Internet~ kalau dulu orang berjudi harus mencari tempat tempat yang aman untuk berjudi supaya tidak di tangkap maka dengan adanya internet mereka sekaran bisa dengan mudahnya melakukan judi tanpa harus bertemu langsung dengan lawan mainnya atau temannya dalam tempat yang sama.
Contoh beberapa games untuk judi atau gambling: · Sociable Games, Analytical Games, Games You Can Beat, · Escape from RealityGames,Patience Games
Contoh Kasus Judi Online di Indonesia Seperti kasus judi bola pada saat sedang ramai-ramainya Piala Dunia 2010 kemarin. Dikutip dari vivanews. “Satu hari menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2010 digelar, polisi mulai mengintai praktek perjudian melalui internet. Pengintaian terhadap situs yang ditenggarai menyelengarakan judi bola online kini mulai diperbanyak. Kasat Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan, penindakan yang dinamakan ‘Cyber Patrol’ akan mulai diperketat. Menurut dia, pemberantasan judi tak sekedar hanya dilakukan saat piala dunia ataupun momen penting lainnya.” Contoh situs judi online 

Ø Deindividuasasi 
Deindividualisasi   suatu proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di dalam kelompok ataud bisa dikatakan sebagai pikiran kolektif. Deindividuasi (Diener : 1980), yaitu merupakan penggantian identitas pribadi oleh identitas kelompok. Mencakup atas hilangnya tanggung jawab pribadi dan meningkatnya kepekaan atas tindakan kelompok. Internet membawa dampak negatif yaitu Deindividualisasi  pada penggunanya yang membuat mereka menjadi tidak terlalu menyukai kerja sama atau berkelompok dan menjadi pasif dengan dunia luar.


Sumber:



KINERJA KELOMPOK
Kelompok 4 (2PA07)
NPM
NAMA
JOBDESK
URL
17515826
Goro Aditya
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://goroaditya.blogspot.co.id/
15515990
Rikha Dwi Putri Rachman
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://rikhadwip.blogspot.co.id/
16515121
Rizka Annisa Fajria
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://rizkannisa.blogspot.co.id/
17515041
Vinie Dhafiyah Masrie
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://viniedhafiyahmasrie.blogspot.co.id/
17515105
Wanda Amalia
Mencari materi yang sudah di tetapkan dan mengedit
http://wandamalia.blogspot.co.id/